Tampilkan postingan dengan label adventure. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label adventure. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Mei 2016

Pemuda ini Menembus Tahun 2559

Menembus Waktu?
Benarkah ada?
Ada. Bukan fiksi, ini kenyataan.

Jumat, 29 April 2016
Saya, Wahyu Liz Adaideaja, berangkat ke Thailand, dalam rangka piknik.
Jauh-jauh hari saya siapkan Kaos dengan disain "Sampek Ing Thai" 
yang artinya "Sampai juga ke Thailand" plesetan legenda dari Tiongkok "Sampek Engtay"

Berangkat dari Solo bareng Mas Farid (traveler), kemudian di Soetta bertemu dengan Pak Azis (tradeveler), Bu Azis (tradevelerwati), dan Mbak Nur (enterpreneur). Kami adalah Rombongan Sampek IngThai

Memanfaatkan tiket promo Air Asia, akhirnya kami berlima terbang. Sampai Don Muang Bangkok sekitar jam 6 sore, tidak ada perbedaan waktu Jakarta-Bangkok.

Kami langsung pesan taksi, kemudian check in di Metro Pratunam Resort, 599 Phetchaburi Rd, Thanon Phaya Thai, Ratchathewi, Bangkok 

Jam 19:50
Kami naik BTS (kereta Bangkok mass Transit System), dari Ratchathewi ke Saphan Taksin, Tempat Free Boat di Sungai Chao Phraya yang menuju Asiatique.

 
antri tuker koin, kemudian koinnya masukkan mesin jadi kartu
kartu masuk ke BTS, difoto pake Hape Samsung jam 19:57, 29 April 2016


Untuk ke Free Board kita ikuti petunjuk yang mengarah ke Sathorn Pier (Dermaga Taksin). Antri panjang. tapi asik naik kapal gratis 15 menit sambil menikmati gemerlap kota Bangkok.

BTS menuju Saphan Taksin
Kiri: antrian free boat di Sathorn Pier. Kanan: Sampai di Asiatique

belakang: Farid n Wahyu Liz, depan: Pak Azis, Bu Azis, Mbak Nur

Ini dia videonya.



floating on boat


Makan pertama di Thailand
makan makanan India. Lidah saya berasa kurang cocok, akhirnya ngemil ข้าวเหนียวมะม่วง / Khao Neeo Mamuang/ Mango Sticky Rice khas Bangkok, nah yang ini cocok.


ข้าวเหนียวมะม่วง 


Jam 22: 30 balik ke hotel
Saya dan rombongan Sampek IngThai lanjut perjalanan menuju ke Palladium Night Market. Dari Hotel kami jalan kaki, lumayan bikin pegel tapi karena hati senang, maka rasanya seperti tak punya hutang.

 
dari 25ribu,- sampai 42ribuan difoto tgl 29 April 2016 jam 23:25
penjual ketan mangga kaki lima aja pake komputerisasi, canggih
Palladium Night Market


30 April 2559
Sudah inep satu malam, bangun-bangun sudah tahun 2559.
Tahun di Thailand saat ini adalah 2559, tahun ini didasarkan pada tanggal wafatnya Gautama Budha, 11 Maret 543 SM. 

Seakan-akan menembus lorong waktu, perjalanan piknik menjadi makin menarik.


jam 8:30
Rombongan berangkat ke Jatujak Weekend Market. Pasar yang gedenya 3x Stadion Manahan Solo. Kami berangkat naik BTS lagi jurusan Mo Chit. Namanya weekend market, jadi adanya Sabtu-Minggu, namun ada juga kios yang buka dari hari Rabu. Dan sebagian lagi mulai hari Jumat.

Beli Ticket, tuker koin dulu
BTS / Skytrain
Di JJ Market -nama keren pasar ini- Saya belanja Decopaque Tissue dan peralatannya lengkap, untuk oleh-oleh orang di rumah.
Jadi oleh-olehnya bikin sendiri kerajinan dengan motif suka-suka sendiri. ada tas, dompet, dan wadah hape.

decoupaque untuk banyak aplikasi

Dikira udah lama tinggal di Bangkok
Mbak-mbak penjual decoupaque namanya Leena, nanya-nanya in English, intinya dia heran kenapa saya berbahasa Thailand. Dikira saya dah lama tinggal dan kerja di Bangkok.

Sebelum piknik saya banyak meng-Eksplore dan belajar tentang Thailand, juga belajar bahasanya.
Saya belajar lewatt buku dan media online

Muter Sampai Laper
Karena lapar melanda maka kami-pun berhenti belanja, 
kami cari tempat makan, Halal Food. Dapetlah Malaysian Food. Waktu menunjukkan pukul 11:56 WIB (Waktu ing Bangkok)
Saya penasaran dengan Thai Tea, ternyata Teh pake Susu, tentu saya nggak doyan

Maem Ayam. Ayam Sorry, rasanya minta maap aja.. enak indomi rasa ayam :D

Satu Taksi Banyak Aksi
Kami berlima kemana mana naik taksi, dan cukup 1 taksi
Walhasil ada yang pangku-pangkunan, masing-masingpun sibuk sendiri-sendiri, ada yang telpon, ada yang ngobrol sama driver, saya motret-motret saja.
pangku-pangkunan

Jam 13:15 mulai jalan ke Old Siam sekitar 15 menit sampai di Old Siam Plaza. Bhurapa Road.

Fashion dan Food
Arsitekturnya Old Siam, kereen
Karena saya tidak begitu tertarik dengan kuliner, maka saya tidak akan membahasnya, yang pasti, di O Siam ini, keragaman kulinernya cantik dan beragam, mirip di Indonesia.

Jam 14:50 kami balik ke hotel.
Dan sekitar jam 17:00 kami sudah berada di Platinum Fashion Mall
Mall 4 lantai, bisa dibilang versi Indoor dari Chatucak Weekend Market.

Only aiii
Saya duduk-duduk menunggu yang sedang shopping, sambil nyari-nyari kopi di Platinum Food Court. Ternyata adanya "Only aiii" kata mbak-mbak pedagang di sana.
Only aii maksudnya only ice, cuma jualan ice
Cukup lama, sampai hampir jam 19

Platinum Food Court, 30 April 2016 jam 18:20
Buah yang langka
Saya cukup kegirangan karena mendapati ada duwet di sini, enak banget, 
itu lho anggur ndeso yang kalau dimakan lidah kita jadi biru ala-ala jagoan neon. 

Lanjut jalan ke Siam Paragon
dan Siam Center tentu saja.
 
Kuprit PIKNIK Pikirin yang Unik Unik, at Siam Paragon
belanja oleh-oleh

Videonya ada di sini

Belanja oleh-oleh
Kwaci biji semangka, tamarind yang manis, jeruk bangkok, dan banyak lagi buat dibawa pulang.
Jam 21 kami balik ke hotel, dan pengalaman antri taksi yang cukup panjang

Simak prosesi antri taksi di video ini



Jauh-jauh di Bangkok acara TVnya ini




iya, MNC pas muter Ayu Ting-Ting. Nangkep juga siaran MNC di Bangkok ya.
lumayan ada tontonan, sebab waktu muter tayngan TV nasional Thailand, ada film IronMan animasi, tapi didubbing bahasa Thailand.. ughh... 
khop khun khraap.. 

Jam 23, istirahat...

Nah,
Bagaimana Petualangan selanjutnya,
simak cerita Kuprit selanjutnya, ada yang seru lho:
-jadi tamu parkir VIP
-ketemu Ayam gede banget
-ketemu Gajah warna ijo
-naik tuk tuk ala James Bond

Sampai ketemu di kelanjutan cerita Sampek Ing Thai

Minggu, 10 April 2016

Lombok Amazing Trip

9 April 2016

Saya Wahyu Liz Adaideaja dan si Kuprit, berangkat ke Lombok. Naek pesawat dari Solo pake Wings Air transit Surabaya. Sempat deg-degan karena yang dari Solo delay sementara yang dari Surabaya ke Lombok On Schedule.

Pake Wings Air, Kipasnya di Luar pesawat lho..

Dari Surabaya naek Lion, tepat waktu.
Namun saat akan landing, angin kncang sehingga batal landing, dari Kokpit pak Pilot bersuara, "Para Penumpang, kita muter-muter di sini sampai diperbolehkan landing"
 
Untunglah Pilotnya pengertian, kita diajak muter dengan view yang bagus, view Lombok yang cantik

Pak Pilot ngajak muter dengan view indah seperti ini



Tanggal 9 April sore hari
Saya diajak ke Senggigi, Pantai yang sudah jadi ikon Lombok

 
Kuprit unjuk gigi di Senggigi

Saya nya memburu sunset, Senggigi

Di hari pertama ini
Saya menginap di d'Oria Boutique Resort Senggigi, rate-nya $85 / malam.
Suasananya romantis, dengan backsound debur ombak Senggigi, nyaman, tenang, dan konsep resort-nya luar biasa, betah.

d'Oria Boutique Resort nan Romantis
 
Kalau sarapan di sini, d'Oria Boutique Resort, Senggigi

d'Oria Boutique Resort, Senggigi
d'Oria Boutique Resort, Senggigi

10 April 2016
Diajak CFD (CeFeDaan) di Senggigi
Tepatnya di area Kila Resort.

Kuprit Sepedaan bersama GM GM Resort di Senggigi dan sekitarnya
Lanjut sarapan Mie Ayam enak banget

Kuprit CFD CeFeDaan di Kila Resort Senggigi, 10 April 2016
Di Kila Resort ini sempat dikejar-kejar Pak Security karena dilarang sepedaan di pathways dalem. Baru setelah minta ijin pak GM via telpon dibolehkan, dengan syarat jangan nabrak visitor, :D


Siang hari
Lanjut ke Obyek yang mengingatkan pada sebuah Lagu Perjuangan yakni Malimbu.
Malimbu rebut kembali.

indah bukan pemandangannya
Lanjut makan siang Sayur Asem di Oki Nongki. enaknya..
Oki Nongki ini miliknya Bu Iva, yang juga GM d'Oria Resort.
dari sini, ada kapal boat untuk ngeboat menuju Gili Trawangan

Oki Nongki, tempat nongkrong paling yummy

nyeberang ke Gili Trawangan

Akhirnya sore itu nyampe Gili Trawangan
Di sinilah, tempat indah, saking indahnya, kalau dipotret dengan hape dan kamera apapun, tanpa filter hasilnya tetep indah.
Di hari kedua Saya inap di The Ombak Sunset Resort Trawangan
Rate-nya Rp12,5juta/ malam. Deluxe Room.
Super duper keren room dan fasilitasnya. Kenalan juga sama pak GM-nya.
Foto yang berikut tidak dikasih Caption, biar cerita sendiri gambarnya.








Malam harinya kelaparan, nyoba sepedaan cari minimarket, eh dapet bakso, yawdah makan bakso, Murah lho. untuk ukuran di obyek wisata, 15ribu aja.

Sepedaan di Trawangan sore
Suasana Malam Gili Trawangan
11 April 2016

Sedianya pulang, namun ada pemberitahuan bahwa tiket Lion pulang diajukan jadi jam 6 pagi, dari yang seharusnya jam 6 sore, tentu tidak bisa donk, akhirnya milih beli tiket lagi untuk hari berikutnya.

Di hari ke-3 ini masih lanjut keliling beberapa lokasi dan resort di Trawangan sekaligus kenalan sama GM-GMnya




Sebelum balik ke Lombok, Sepedaan panas-panasan
Akhirnya
Balik ke Lombok, nyeberang jam 5 sore, bareng Boat-nya Bank Mandiri
Sampai di Lombok disambut Cwi Mie dan teman-teman komunitas TDA (Tangan Di Atas) Mataram

with owner Cwi Mie
dan teman-teman TDA Mataram

Model Cwi Mie
Malam terakhir di Golden Tulip Mataram, 4 star

Tanggal 12 April 2016
Say Bye Bye to lombok
Aku akan kembali lagi..

Terimakasih untuk:
Ibu Iva d'Oria, Oki Nongki, Gili Amor, The Ombak Sunset, Kila Resort, Golden Tulip, TDA Mataram, dan teman-teman atas supportnya

Saya lanjutkan Tugas Laughshow
di USM Semarang, 13 April 2016