Tampilkan postingan dengan label PNM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PNM. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Desember 2016

Dukung Saya Jadi Walikocak Surakarta

Cita-cita itu munculnya tiba-tiba mendadak, makbedunduk.
Saya pengen jadi Walikocak Solo bukan untuk motif kekuasaan, namun pengen membikin kebijakan. Tiap-tiap warga negara berhak atas penghidupan yang LAWAK.


Bukan untuk diri sendiri, namun untuk kemajuan bersama. Dan yang saya ungkapkan di sini adalah berdasar opini serta asumsi, namun memiliki keterkaitan dengan visi ke depan.

didukung oleh emak-emak, kapokmu kapan. Foto: Dokumentasi PNM Pacitan

Saya mau jadi Walikocak Solo, Kota Tua yang melegenda, Kota Pewaris Kerajaan Mataram, Penghulunya Tanah Jawa.

******
 Meskipun berat jadi walikocak, banyak undangan kawinan yang kalau nyumbang dikit jadi malu, namun tidak apa, jalani semua dengan ikhlas. insyaallah nyumbangnya banyak.

******
bukan spanduk Pilkada, ini spanduk event kewirausahaan di Pacitan 22 Desember 2016

Berikut ini Program-Program yang akan saya Lakukan ketika nanti jadi Walikocak Solo: 

Taman Cerdik
Pintar saja tidak cukup, musti cerdik, cerdas dan mendidik.

Ketika saya jadi Walikocak Solo nanti, saya mau membangkitkan Legenda Solo. Di sudut-sudut kota nanti ada Sudut Legenda, Ada taman yang mengandung cerita,

mulai dari cerita Aryo Penangsang yang tewas di Bengawan Sore, hingga pecahnya Mataram menjadi Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta.


Sebulan sekali bikin event video mapping plus hologram

Oya, Solo belum punya pantai, saya pingin Solo ada pantai-nya seperti di Pacitan. Nanti akan dikerahkan ahli tata kota dan ahli kelautan untuk mengkaji kemungkinannya.




Saya akan bikin Jurugsic Park, Pusat penelitian Dinosaurus di Solo, mempelajari Solo dari zaman Pleistosen hingga zaman Pleisteisyen.
Dilengkapi teknologi Augmented Reality, yang pasti keren dan edukatif.

Kawasan DAKON

DAKON di sini berarti tiDAK ON-line. Sebuah kawasan tempat nongkrong, kumpul komunitas, ter-integrasi dengan Wedangan (warung), Perpustakaan, taman bacaan gratis, namun ter-isolasi dari sinyal hape.


Jadi tidak akan ada ceritanya di kawasan DAKON bisa maen hape. Bisanya makan minum ngobrol sama temennya, atau baca buku.

Rencananya juga terintegrasi sama KUA, karena kawasan ini dilarang untuk pacaran. Harus nikah kalau mau dua-duaan. Nikah di KUA gratis, kalau ngundang ke rumah bayar 600ribu,-

program Branding untuk UKM oleh Wahyu Liz Adaideaja di Pacitan 22 Desember 2016

Mentor Mabur
Anak-anak SMA, SMK dan anak kuliahan, kita bekali dengan mentoring bisnis sampai jadi, sehingga lulusannya akan lebih banyak yang berwirausaha.


Saya sendiri akan turun tangan, membimbing adek-adek sekolah agar supaya kreatif namun berguna bagi bangsa dan negara.
Kemudian di tataran UKM, semua UKM Solo harus naik kelas, harus terbang mendunia.


Kota Konveksi
Sebagai walikocak, saya akan mencanangkan Solo sebagai Kota Konveksi, kita dirikan sekolah konveksi terpadu, dengan kurikulum lengkap, dari skill menjahit, sampai fashion designer, hingga menjadi profesional atau enterpreneur bidang fashion.

Kita munculkan konveksi yang punya brand tangguh, brand-nya kuat, bukan sekedar "tukang Jahit" saja.



Solo Kota Santun 
Dari anak-anak kita akan biasakan berkehidupan yang santun.
Contoh kecil yang kita jumpai di keseharian:
Anak sekolah sekarang kalau minta ijin mau pipis bilangnya:
"Bu, aku mau ke belakang"
Nah ini mesti dikoreksi, kata aku diganti dengan saya

Kata aku hanya ada di sinetron alay. Tidak boleh ditiru. 
Kebiasaan-kebiasaan sepele seperti ini harus diperhatikan.

Birokrasi berbasis biometrik
 

Perijinan akan berlangsung sangat cepat, hanya dengan menempelkan sidik jari. Dengan teknologi biometrik, dari sidik jari langsung terlacak nomer KTP, SIM, Paspor, maupun identitas lain yang diperlukan untuk perijinan. 

Terkoneksi dengan catatan kelakuan baik kepolisian, catatan perjalanan dari dinas imigrasi, dll.

Bahkan nanti di Solo akan muncul moda transportasi hanya dengan memanfaatkan biometrik ini, jadi penumpang tinggal sentuh pake jari, diantar ke tujuan.
Hal ini akan menghemat milyaran untuk pengeluaran kertas, jadi birokrasi nantinya akan paperless.

Itulah beberapa program yang akan saya lakukan ketika nanti menjadi Walikocak Surakarta



Saya Wahyu Liz Adaideaja

Semoga Mengharukan 


Selasa, 20 Desember 2016

Om Telolet Om


Fenomena Telolet lagi Booming,
Saking viral-nya telolet, sampai-sampai bisa kita lihat postingan seleb-seleb twitter dan instagram banyak posting telolet Om.

Kemudian dibahas di group-group, komunitas, dan sebagainya.
Muncul pertanyaan juga, kali ini dari sebuah group wirausaha:

Bisa nggak fenomena telolet dimanfaatkan untuk "bisnis"?
Tentu saja, namun harus diperhatikan bahwa fenomena seperti ini ada masa berlaku-nya.
Jadi, lebih baik kita nikmati saja telolet-nya.

Nilai yang kita tangkep dari telolet adalah:
Bapak-bapak dan Om-Om Sopir bis itu ada yang rela merogoh kocek sendiri sampai jutaan rupiah lho, demi memberikan kebahagiaan sederhana untuk para pemburu telolet.

Kedua, sudah nampak jelas bahwa Bahagia itu sederhana banget. cukup dikasih telolet, dah hati riang gembira.



***************

17 Desember 2016
Wahyu Liz Adaideaja membahas tentang hal-hal yang berkaitan dengan viral di acara Seminar Technologi sebagai pendukung Industri Kreatif.
Acara berlangsung di STIE YKPN, bersama dengan Mr Wing Wahyu Winarno, dosen dan juga pemerhati tehnologi.

Kuprit dan Nafa Urbach


Si Kuprit, karakter -yang merupakan hasil perbuatan Wahyu Liz Adaideaja- banyak memanfaatkan viral untuk mempromosikan diri. 

Kuprit, bukan sekedar boneka, namun memiliki cerita, yang sudah tertuang dalam komik (versi cetak) dan juga versi LINE Webtoons.

Ada game android-nya, juga sticker LINE nya bisa diunduh.
Bahkan pin BB Wahyu Liz pun adalah: KUPRIT (pin pake nama yang bisa diinvite)
plakat dari STIE YKPN, kelas berraaat niy plakat, kayak bawa batu :D
STIE YKPN: Yakin Kamu Pasti Ngakak
mas Kuprit menerima plakat, nampak di belakang ada pak www (Wing Wahyu Winarno)

Kuprit juga ada rencana untuk dibikin novel, yang kemudian naik ke layar lebar.
**aamiin.

Salah satu bentuk keseriusan Wahyu Liz Adaideaja dalam mengangkat karakter Kuprit, terutama karena keinginannya untuk menyebarkan nilai-nilai budaya Indonesia, yang SO Fun dan Santun, menyenangkan dan menentramkan.


18 Desember 2016
Mas Wahyu Liz Adaideaja dan si Kupritnya kembali memberikan seminar tentang Dunia Kreatif, cara-cara menggali nilai kreativitas terutama dikaitkan dengan cara memulai usaha.
Acara kali ini di STIE Perbanas Surabaya.

plakat transparan dari STIE Perbanas Surabaya
STIE Perbanas Surabaya: Pecah Ambyarrr
Wahyu Liz Adaideaja feat Hendy Setiono Babarafi (dan Kuprit)

Bersama dengan Hendy Setiono, owner Kebab Turki Babarafi, Wahyu Liz Adaideaja menyampaikan bahwa di era digital, kita bisa mengembangkan usaha dengan konsep Low Budget namun High Impact, dimana kita diuntungkan dengan karakter masyarakat Indonesia yang mudah share dan baik hati mau mem-viral-kan berita.


Selanjutnya, di tanggal 22 Desember 2016, bertepatan dengan hari Ibu,
Wahyu Liz Adaideaja akan memberikan Seminar tentang Cara Mengembangkan Merk di Era Digital.
Tentu akan dibahas bagaimana strategi Engagement Posting, yang hasilnya dahsyat luar angkasa, dengan memanfaatkan media sosial.

Acara akan berlangsung di Kota Pacitan, Jawa Timur



Manajemen Wahyu Liz Adaideaja
085728309759

Minggu, 02 Agustus 2015

Setengah Kosong Setengah ISI

ISI Surakarta.
Institute Seni Indonesia, kembali mengadakan program Enterpreneurship untuk mahasiswa.
Berlokasi di Gedung MiniTheater, ISI Surakarta, 1 Agustus 2015

Dan karena ISI berISI mahasiswa Seni. apa yang terjadi?
tentu wirausahawannya nyeni, nge-Art.


Wahyu Liz Adaideaja dan si Kuprit, inspirasi kreatif dalam wirausaha


Hari Pertama Program Kewirausahaan ini diisi oleh Wahyu Liz Adaideaja (Ayah Kuprit), yang memberikan gambaran bagaimana mencari dan menyusun ide kreatif menjadi nilai bisnis.





Itulah Hasil Seminar gerrsama si Kuprit, selalu kurang lama, dan selalu segerrr

----------------------

Berlanjut ke tanggal 8 Agustus.



Wahyu Liz Adaideaja memenuhi Undangan PT PNM Persero cabang Solo.
untuk memebrikan gambaran tentang kesiapan UKM terhadap datangnya MEA/ AFTA di penghujung 2015.

Bertempat di Novotel Hotel, Solo. Wahyu Liz dan si Kupritnya memaparkan materi tentang Bagaimana Cara Inovasi dan bertindak Kreatif untuk UKM.



Mengharukan.