Minggu, 02 Agustus 2020

Dulu Sering Manggung, Begini Kondisi Kuprit sekarang

Seperti diketahui Masyarakat Asia Tenggara, Mas Wahyu Liz Adaideaja atau lebih familier dipanggil Mas Kuprit, sebelum pandemi acapkali terbang kesana kesini guna mengisi acara Seminar dengan tema Creative Entrepreneurship.



Sejak adanya pandemi korona, kegiatan manggung langsung berubah haluan menjadi online, jarak jauh. Konon malah jarang ada acara seminar.

Mas Kuprit yang terpapar sepi job, membuat musikalisasi curhatnya
dalam sebuah lagu parodi berjudul: Dea Lova Ingatan


videonya di:

Lantas bagaimana menghadapi kondisi sekarang ini?

Lulusan Kimia UGM dengan IPK mengharukan ini menceritakan esensi manggung.
Menurut beliau, manggung masuk dalam kategori Personal Branding.


tahun 2005, mas Kuprit adalah tukang kupas kelapa

tapi temennya Artis


Youtube Tembus 100K
Karena saat ini belum bisa manggung offline lagi, maka strateginya adalah bikin panggung sendiri di channel Youtube: Legenda si Kuprit


Alhamdulillah, tembus 100K (100 klik maksudnya)



Nulis, Manggung, Bikin Komik, Bikin Konten Youtube 

Empat-empatnya tetep sesuai misi Adaideaja yakni: kehadirannya ada karena "Tiap-Tiap Warga Negara Berhak Atas Penghidupan yang Lawak".
Apapun yang terjadi, The Show Must Gu Yon.

Remaja Milenial Kinyis-kinyis kelahiran Jogja ini membangun usahanya - yakni Adaideaja Tbk (Tukang boneka dan kaos) - dengan platform konten

bantal googling by adaideaja


**********


Adaideaja Tbk, bulan Juni 2020 lalu, mendapat Award sebagai UKM inovatif oleh BUMN (BRI).

Telah dikisahkan sebelumnya, pemilihan pemenang ini berdasar dari Story atau cerita tentang strategi bertahan dari Adaideaja

boneka loko kereta api CC206


Tiga Kunci Pokok menurut Mas Kuprit dalam pengembangan usahanya:
  1. Mengikuti Kata Hati
  2. Menikmati Prosesi
  3. Meraih Prestasi
Mari kita telaah

1. Mengikuti Kata Hati
Passion dari Mas Kuprit adalah entertain, mengedukasi dengan cara menghibur. Termasuk di dalamnya mengedukasi masyarakat Asia Tenggara tentang apa perlunya membeli produk Adaideaja.




2. Menikmati Prosesi
Adaideaja melebarkan sayap hingga ke negara manca. Bertahap prosesnya, dimulai dari riset dan mengumpulkan data. Hingga ke penetrasi marketnya.





3. Meraih Prestasi
Menjadi yang terbaik di bidangnya. Apresiasi dari pelanggan juga merupakan sebuah prestasi.

Apalagi Adaideaja menyabet Tiga Award semasa pandemi
  • Juara Inovasi Masker Jawa Tengah
  • Award UMKM Indonesia Inovatif semasa pandemi oleh BRI
  • Juara Konten Kreatif Indonesia oleh BRI

Bagaimana bisa meraih prestasi?
Tentu kembali kepada kata hati atau passion, dan semua proses dinikmati. 

Untuk strategi marketingnya masih terus konsisten
Berikesan bukan Beriklan.

bonekanya Lee Min Ho

boneka Minomi

Pada Suatu hari, 
Mas Kuprit nampak bahagia, karena buku yang ditulisnya - Emperpreneur: from Emperan to Empire - yang diterbitkan oleh Tiga Serangkai pada Mei 2012 silam, hingga saat ini masih mendapatkan testimoni



Mengapa Bercerita, membikin konten/ Story Telling menjadi pilihan platform bagi Adaideaja?
  1. Jejak Digital akan jadi prasasti yang akan dikenang di masa depan
  2. Bernilai ekonomi karena akan diindeks oleh Mesin Pencari Google
  3. Amal Jariyah bilai yang disampaikan menjadi ilmu yang bermanfaat
  4. Bila tulisannya berupa buku, maka ada royalti-nya donk..

Itu yang kerap disampaikan Pembicara Kewirausahaan yang ciri khasnya Pakai Blangkon kalau dibayar ini.
Apakah sudah dipraktekkan oleh Masyarakat Asia tenggara?



Jangan lupa ikuti kisah orisinel di Youtube Legenda Si Kuprit 



Semoga Mengharukan


Kisah sebelumnya:
https://www.adaideaja.com/2020/06/dari-rumah-aja-nembus-negeri-sakura.html




***********


Download Katalog Boneka di: bit.ly/katalogbonekacustom

Untuk Pemesanan

WA 085728309759
Instagram: adaideaja
Twitter: @emperpreneur


Marketplace:

klik tombol chat WA berikut:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar