Minggu, 12 November 2017

Tanpa Pemanis Buatan

Membayangkan profesi dokter hewan,
tadinya di bayangan saya, itu sangat berat dan tidak mungkin

Kalau manusia sakit, gampang ditanya
"yang dirasakan apa Pak?"

Nah kalau embek sakit, nanya-nya gimana,
"ada keluhan apa mbek?"

Susah to itu, untunglah tehnologi makin mutakhir dan maju
Karena sekarang sudah ada Google Translate

Tanpa Pemanis Buatan
 


11 November 2017 
Remaja millenial asal Jogja, Wahyu Liz Adaideaja, yang kinyis kinyis Tanpa Pemanis Buatan, mengunjungi Kebun Binatang Surabaya
Beliau diantarkan oleh teman-teman Universitas Airlangga Surabaya




Mengapa tidak bersama keluarga?
karena menghindari kejadian yang bikin malu,
misalnya mas Wahyu Liz terpisah dari rombongan, diumumkan di Kebun Binatang:

"Kepada Sodara Wahyu, Kepada Sodara Wahyu, ditunggu keluarganya di kandang monyet" 
Lah kan jadi bikin malu to.

kandang monyet



HTM-nya 15ribu,- per orang
HTM itu Harga Tengok Monyet

Modelnya pakai gelang barcode, nampak keren dan futuristik. Namun satu catatan pentingnya, jangan mau kalau dipinjem monyet, sebab nanti bisa disalahgunakan untuk melarikan diri



burungnya besar bukan

Mengelilingi Kebun Binatang Surabaya sangatlah menyenangkan, sejuk, walaupun di sana sini diberi papan peringatan
"Dilarang Memberi Nafkah Pada Hewan"

Karena memang mereka sudah pandai mencari nafkah sendiri. Walaupun ada juga Hewan yang masih suka berebut kursi dan menggerogoti nya, yakni Hewan Perwakilan Rayap



***

Kuprit mewakili Mas Wahyu Liz Adaideaja menyempatkan diri untuk foto dengan hewan-hewan setempat. Alhamdulillah jinak.

WARNING: Jangan lakukan adegan berikut tanpa diawasi pawang hujan





****

Tebak Gambar Nama Burung

 
tebak burung apa


Pak Guru : "tebak ini burung apa?"
Kuprit     : "ini burung peli  kan"
Pak Guru : "lhow heh, prit.. Kuprit iii..

                iya bener"

Akhirnya Kuprit membawa pulang sepeda Pak Guru


taman bermain beruang

Sebelum Traveling ke Zoorabaya ini, Mas Wahyu Liz Adaideaja, yang kini masuk 5 Besar Top Motivator Indonesia versi ngarang sendiri ini hadir dan tampil dalam Pertunjukan Seminar Nasional creativepreneur di Kampus Vokasi Unair
 






Mbak Kasir Bakmi ini sudah pernah ikut seminarnya Mas Wahyu Liz Adaideaja, namun nekat ikut lagi karena pada seminar sebelumnya belum kesampaian foto bersama Kuprit

Bahkan bawa seragam kerja dari rumah, karena usai seminar langsung meluncur nugas
before
After




Pertunjukan Seminar di vokasi Unair dikawal oleh bu dosen yang ternyata pernah ikut Seminarnya mas Wahyu Liz ketika beliau masih menempuh S2 Magister Manajemen di UNS Solo


bu Ida, MM


Salah seorang peserta nampak terkejut, begini ihwal-nya:

Memang Video perkenalan Mas Kuprit disetting karaoke, sehingga LIVE diisi suaranya oleh Remaja Millenial yang ciri khasnya pakai blangkon ini.


Satu lagi kejutan dari kejadian di hari bahagia itu,
Usai seminar menuju tempat piknik dengan menunggangi Grab Car
Eh ternyata Driver Grab nya pernah ikut Seminarnya Mas Wahyu Liz juga waktu di Universitas Brawijaya

Wah, mengharukan bukan


Ini ada bonus Video Lagu Syahdu waktu di UPGRiS Semarang, ambyarrr pol



Untuk kisah menarik dan mendorong lainnya kembali ke menu utama www.adaideaja.com  

info event terdekat:
Kuliah Gratis via Whatsapp 
Skill UP: Upgrade Kemampuan Dasar Untuk Pengusaha by Wahyu Liz Adaideaja
waKuL gerrsama Mas Kuprit di Grup Whatsapp 13 November 2017

Seminar Nasional gerrsama Mas Kuprit UNS 19 November 2017


manajemen adaideaja
085728309759