Selasa, 20 Desember 2016

Om Telolet Om


Fenomena Telolet lagi Booming,
Saking viral-nya telolet, sampai-sampai bisa kita lihat postingan seleb-seleb twitter dan instagram banyak posting telolet Om.

Kemudian dibahas di group-group, komunitas, dan sebagainya.
Muncul pertanyaan juga, kali ini dari sebuah group wirausaha:

Bisa nggak fenomena telolet dimanfaatkan untuk "bisnis"?
Tentu saja, namun harus diperhatikan bahwa fenomena seperti ini ada masa berlaku-nya.
Jadi, lebih baik kita nikmati saja telolet-nya.

Nilai yang kita tangkep dari telolet adalah:
Bapak-bapak dan Om-Om Sopir bis itu ada yang rela merogoh kocek sendiri sampai jutaan rupiah lho, demi memberikan kebahagiaan sederhana untuk para pemburu telolet.

Kedua, sudah nampak jelas bahwa Bahagia itu sederhana banget. cukup dikasih telolet, dah hati riang gembira.



***************

17 Desember 2016
Wahyu Liz Adaideaja membahas tentang hal-hal yang berkaitan dengan viral di acara Seminar Technologi sebagai pendukung Industri Kreatif.
Acara berlangsung di STIE YKPN, bersama dengan Mr Wing Wahyu Winarno, dosen dan juga pemerhati tehnologi.

Kuprit dan Nafa Urbach


Si Kuprit, karakter -yang merupakan hasil perbuatan Wahyu Liz Adaideaja- banyak memanfaatkan viral untuk mempromosikan diri. 

Kuprit, bukan sekedar boneka, namun memiliki cerita, yang sudah tertuang dalam komik (versi cetak) dan juga versi LINE Webtoons.

Ada game android-nya, juga sticker LINE nya bisa diunduh.
Bahkan pin BB Wahyu Liz pun adalah: KUPRIT (pin pake nama yang bisa diinvite)
plakat dari STIE YKPN, kelas berraaat niy plakat, kayak bawa batu :D
STIE YKPN: Yakin Kamu Pasti Ngakak
mas Kuprit menerima plakat, nampak di belakang ada pak www (Wing Wahyu Winarno)

Kuprit juga ada rencana untuk dibikin novel, yang kemudian naik ke layar lebar.
**aamiin.

Salah satu bentuk keseriusan Wahyu Liz Adaideaja dalam mengangkat karakter Kuprit, terutama karena keinginannya untuk menyebarkan nilai-nilai budaya Indonesia, yang SO Fun dan Santun, menyenangkan dan menentramkan.


18 Desember 2016
Mas Wahyu Liz Adaideaja dan si Kupritnya kembali memberikan seminar tentang Dunia Kreatif, cara-cara menggali nilai kreativitas terutama dikaitkan dengan cara memulai usaha.
Acara kali ini di STIE Perbanas Surabaya.

plakat transparan dari STIE Perbanas Surabaya
STIE Perbanas Surabaya: Pecah Ambyarrr
Wahyu Liz Adaideaja feat Hendy Setiono Babarafi (dan Kuprit)

Bersama dengan Hendy Setiono, owner Kebab Turki Babarafi, Wahyu Liz Adaideaja menyampaikan bahwa di era digital, kita bisa mengembangkan usaha dengan konsep Low Budget namun High Impact, dimana kita diuntungkan dengan karakter masyarakat Indonesia yang mudah share dan baik hati mau mem-viral-kan berita.


Selanjutnya, di tanggal 22 Desember 2016, bertepatan dengan hari Ibu,
Wahyu Liz Adaideaja akan memberikan Seminar tentang Cara Mengembangkan Merk di Era Digital.
Tentu akan dibahas bagaimana strategi Engagement Posting, yang hasilnya dahsyat luar angkasa, dengan memanfaatkan media sosial.

Acara akan berlangsung di Kota Pacitan, Jawa Timur



Manajemen Wahyu Liz Adaideaja
085728309759