Minggu, 19 Maret 2017

Iklan FB vs Iklan LeLe

Iklan FB
Saat ini, Facebook masih merajai dunia internet sebagai Raksasa Media Sosial.
Penggunaannya-pun beragam.
Salah satunya untuk jualan.

Di Indonesia, penggunaan Fb untuk jualan sudah marak sejak Fb mulai menggeliat aktif sekitar tahun 2008

Kini, Facebook menyediakan fasilitas iklan berbayar, yang dapat digunakan para pebisnis online untuk mempromosikan dagangannya sesuai target market yang lebih terfokus dan spesifik.
namanya Facebook Ads.

MC Acara KPMI Solo: Mas Kuprit

Demikian halnya dengan Instagram.
Di Indonesia, penggunaan media sosial sangat besar pengaruhnya terhadap beberapa sisi kehidupan, dari ekonomi, politik, sosial kemasyarakatan,

Instagram banyak digemari, karena simpel, menonjolkan sisi visual, menarik

Sabtu, 18 Maret 2017
Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) wilayah Solo mengadakan workshop Pengembangan Bisnis dengan memanfaatkan Facebook Ads dan tips bermain instagram.

Pak Rohmad Ketua KPMI Solo

Acara dilaksanakan di Syariah Lorin Hotel Solo,
dengan Pemateri:
  • Fiki Himawan (iklan Fb)
  • Achmad Saefuddin (iklan LeLe, LebihLezat gratisan)
  • Husni Marakez (tips instagram)
  • Suyatno (tool instagram)
  • Rohmad Purwanto (trik Instagram)
Dipandu oleh MC Humor yang lumayan Kondang (* kondang di rumahnya), Wahyu Liz "si Kuprit" Adaideaja


Kuprit dapet Doorprez bantal donat

*****

Om Fiki menjelaskan langkah memasang iklan di Fb Ads
bang Aes, memperoleh gelar S.Ag (Sarjana Ahli google)

***
Rangkuman versi Wahyu Liz Adaideaja dengan ditambah-tambahi;
  • Fb Ads adalah sarana bagus untuk belajar menembak target tepat sasaran bagi para pengusaha
  • Oleh karena orang benci iklan, maka perlu strategi dan taktik cerdik untuk beriklan, sehingga tidak akan dibenci malah dicintai
  • Copywriting menggambil pernan penting untuk taktik iklan Fb yang dicintai
  • Instagram juga Media Sosial, oleh karenanya menggunakannya juga harus penuh kebijakan, dengan beberapa trik cerdik, kita bisa menambah dan mentarget follower
  • Ada banyak tool untuk FB dan IG, namun kata Mas Kuprit, Marketer itu seorang petualang, hendaklah ia melihat customer itu bukan sebagai hutan, tapi sebagai pohon-pohon, satu per satu, custom. Menikmati petualangan dan perjalanannya. Karena itulah menjadi marketer itu menyenangkan. tool hanyalah alat, namun interaksi hakiki tetaplah saling sapa, conversation, dan berakrab-akrab.



KES (KPMI Entrepreneur School)

Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia yang kini usianya 7 tahun, memulai program KES, KPMI Enterpreneur School.

Sebuah program dimana tujuannya adalah membentuk Pengusaha Muslim yang memiliki kesadaran untuk belajar ekonomi syariah, sehingga terwujud sosok Pengusaha Muslim yang benar aqidahnya, benar ikhtiarnya, benar muamalahnya.  

Lebih detail tentang KES, bisa disimak di link berikut

http://pengusahamuslim.com/4992-sekolah-pengusaha-muslim-kpmi-entrepreneur-school-kes.html  

Untuk melihat postingan Mas Kuprit detail -> www.adaideaja.com  Read More...


Sabtu, 11 Maret 2017

Wirausaha Muda Mandiri 2017

Jumat, 10 Maret 2017

Bank Mandiri kembali menggelar Expo Wirausaha Muda Mandiri, kali ini berlangsung di Botani Square Mall, Bogor.

Dalam rangkaian acara expo, ada Talkshow yang menghadirkan Wahyu Liz Adaideaja sebagai narasumber, dengan tema Muda, Inovatif dan Peduli.


narasumber wirausaha kreatif dan inovatif: Wahyu Liz Adaideaja, talkshow jam 15:40
Laughshow ngakak gerrsama Kuprit yang greget
ambyarrrrkan!

Wahyu Liz Adaideaja dengan si Kuprit menyampaikan kepeduliannya terhadap Indonesia. 

Karakter Kuprit diciptakan sebagai maskotnya Indonesia, mewakili Indonesia dalam bentuk komik dan boneka, menjelajahi dunia, mempromosikan Indonesia. 
 
praktisi industri kreatif Indonesia, Wahyu Liz Adaideaja dan Boneka Kupritnya

Salah satu bentuk karya Kuprit adalah Komik versi bahasa Thailand, yang diluncurkan beberapa waktu lalu di Bangkok, Thailand.
Cerita Perjalanan/ Bisnis Trip di thailand yang melatarbelakangi dibikinnya kantor representatif Adaideaja di Bangkok bisa disimak di link berikut:

Belajar Bisnis di Thailand

Belajar Bisnis di Thailand part 2

Belajar Bisnis di Thailand part 3 

*****
Di Botani Square, Wahyu Liz Adaideaja juga betemu teman berprestasi, wakil Indonesia di Jepang-ASEAN, Ranitya Nurlita

 
Ranitya Nurlita dari Bojonegoro hijarh negoro bogor
Lita juga punya usaha tas ASEAN ramah lingkungan


Banyak hal diperbincangkan, mulai dari pengalaman Lita keliling ASIA, dan Amerika.
 
boneka karakter Lita by Adaideaja


Wahyu Liz Adaideaja yang memiliki usaha salah satunya Boneka Maskot, membuatkan boneka karakter Lita, yang telah dibawa ke berbagai negara.

Kuprit, Fira bekasi, dan Puput Bogor


Senengnya menjadi Kuprit adalah, kemana-mana nggak usah mikir beli oleh-oleh, selalu ada yang baik hati bawain sepaket lengkap, he..he..he.. Read More...


Sabtu, 04 Maret 2017

Bad Choice Makes Good Stories

Stories-nya apa ya?

Jumat 3 Maret 2017,

Ceritanya mas Wahyu Liz Adaideaja berkesempatan berbagi cerita di Universitas Islam Indonesia, Jalan Kaliurang km pucuk, Yogyakarta

Wahyu Liz Adaideaja di panggung Prospere UII 3 Maret 2017
do the almost impossible
Ada mas Triyono ojek difa, dan mas Agung Jogja Scrummy.
Sharing dan Seminar Kewirausahaan ini lebih ke tema Keberanian memulai usaha, modal tekat yang kuat.



mas Wahyu Liz Adaideaja dengan boneka -maskotnya- si Kuprit bercerita tentang tekadnya untuk Menjadi tuan Rumah di negeri Orang, UKM to UKM, Usaha Kecil Mungil menjadi Usaha Keren Mendunia

Dengan support online dan offline, mas Wahyu Liz mengembangkan usahanya hingga ke ranah internasional.

Alhamdulillah malah berkesempatan membuka kantor representatif untuk usahanya di Bangkok, Thailand. Dengan nama Emothaicon by Adaideaja  

pilihan berwirausaha menurut Komikus Webtoon si Kuprit ini adalah pilihan ambil resiko, keluar dari zona nyaman. 

Namun karena tantangan, masalah datang, semakin membuat asyik perjalanan usaha, dan mendewasakan usaha, maka proses ini-pun dilalui dan dinikmati, hingga meraih pencapaian yang sekarang ini.
  
                                                        
****
Di postingan sebelumnya Mas Wahyu menceritakan pengalaman belajar bisnis di Thailand, silahkan untuk disimak :)

Semoga Mengharukan
Read More...


Selasa, 28 Februari 2017

inHouse Training MarComm Indosat Sumatera 2017

27 Februari 2017

Wahyu Liz Adaideaja memberikan in House training untuk Marketing Communication Indosat ooredoo Sumatera.
Berlokasi di Mickie Holiday Resort, Berastagi, Medan

Dalam acara Workshop dan Kick Off Marcomm ooredoo Sumatera 2017 ini, Wahyu Liz Adaideaja membagikan pengalaman saat menggunakan strategi Komunikasi Kreatif sebagai wirausahawan dalam mengomunikasikan produk-nya.

jam 6pagi sudah stand by di Adi Sumarmo Airport, Solo
barisan awan nan rapi, langit Solo to Jakarta
Pesawat berangkat dari Solo jam 7, kemudian transit di Soetta Jakarta.
Dari Jakarta, terbang dan transit lagi di Padang, Sumatera Barat
di Padang, penumpang tidak turun, karena pesawat hanya berhenti 20 menit untuk menaikkan penumpang dari Padang menuju Medan, Sumatera Utara.

sesaat sebelum landing Padang, Sumatera Barat
Minangkabau International Airport, Padang, West Sumatera

Akhirnya pesawat-pun mendarat sempurna di Kuala Namu International Airport, Medan, Sumatera Utara, pukul 12:30

replika Istana Maimun di Kuala Namu Airport, Medan, Sumatera Utara
*****


Dengan maskot/ karakter si Kuprit, Wahyu Liz Adaideaja lebih dekat kepada customer-nya, untuk produk-produk kreatif yang dijualnya seperti kaostomat (kaos plesetan), juga boneka maskot customize.

harusnya vi sitorang

Kuprit dibranding dengan sebuah cerita, cerita dalam komik perjalanan. Hingga akhirnya Komik Kuprit-pun dibuat dalam versi bahasa Thailand, demi memunculkan sebuah cerita.

Simak perjalanan Kuprit di Thailand, di Link Berikut

brondong jagung di Puncak Berastagi
kamarnya Kuprit di Mikie Resort Berastagi
Peserta in House training, Marcomm Indosat Ooredoo Sumatera
foto keluarga bahagia



in House Training berlangsung mulai jam 20:30 hingga jam 23:00 WIB (Waktu ing Berastagi) 


Esok paginya Kuprit pulang


28 Februari 2017
Cerita indahnya terlukis dalam foto jepretan Mas Kuprit, dengan menggunakan alat terfuji, yakni FujiX30, di Soetta dan di 30.000 feets Above Sea level.

sunset di Soetta, sebelum terbang ke Solo
langit di atas Jawa, dari Soetta ke Soerakarta

Semoga Mengharukan Read More...


Belajar Bisnis di Thailand (3)

Sawasdee khrap

Ini adalah kelanjutan dari 2 cerita sebelumnya, masih perjalanan belajar bisnis di Thailand, yang di dalamnya banyak ide inspiratif bertebaran.

Simak cerita sebelumnya di:

Link Hari ke-1

Link Hari ke-2

Perjalanan saya berlanjut di hari ke-3


24 Februari 2017 

Saya ditemani ibu negara dan Prisira.
Hari ini acaranya keliling ke obyek-obyek wisata saja, 

Jam 11:03
Saya diantarkan ke Santi Suk Post Office (100 m dari BTS Thong Lo), untuk kirim paket boneka, komik, dan kaos, ke teman-teman di Thailand. 

jangan dilirik, entar grogi


Tadinya mau saya kirimkan dari Indonesia, namun karena waktunya ngepasi saya ke Bangkok, jadi sekalian aja.

Ternyata 3 paket biayanya cuma 90 THB, Sekitar 40ribu rupiah saja. Padahal kalau dari Indonesia, 3 paket itu bisa sampai 900ribu rupiah 

Paket-Paket itupun akhirnya nyampai, 28 Februari 2017
Dan langsung dipakai oleh teman-temannya Kuprit ini


Miss Gift
kaos TelorAsin antar umat Endognesia
 
kaos pengusaha yang ULET


******


jam 12:00

2 Sanamchai Road, Grand Palace Subdistrict, Pranakorn District, Bangkok 

tiketnya 100THB (40ribu/ orang)
Temple of the Reclining Buddha

Ada patung Budha tidur besar sekali

bagian kepala Budha
purple lotus at the temple


Ada gerbang yang ditunggu model China gitu patungnya


ibu Negara, Prisira, Kuprit



dari Wat Pho, saya menuju Old Siam
Sama seperti tahun lalu

Old Siam
14:05
wisata kuliner di O siam







jam 15:36
Kami bertiga nyampai ke Asiatique (pakai taksi)

Asiatique The Riverfront, ada banyak sekali kedai, tapi masih pada tutup, kecuali beberapa distro/ outlet pakaian.

Akhirnya kami nunggu jam 17 supaya lebih ramai. kami nunggu sambil ngopi di Dunkin Donuts





Jam 18:35 naik Free Boat ke BTS Saphan Taksin untuk menuju National Stadium, ke MBK Center

free boat di Asiatique
Jam 19:05
Sampai di MBK center


Yana Restaurant halal di MBK lantai 6
MBK center
Di MBK beli oleh-oleh, asinan, gantungan kunci, buku agenda, dll
kamipun pulang

25 Februari 2017
dari Padi Madi jam 5 pagi, menghadang taksi, taksinya baik hati pakai argo,
cuma ngomong Don Mueang nya harus diulang ulang sampai kedengeran benar


Jam 5:45
Sudah sampai di Bandara, taksinya habis sekitar 250 THB

Don Mueang Airport
cek foreign pasport
lembaran departure card untuk loket imigrasi pas mau keluar dari bandara
Pesawat jam 9:05,
itupun nanti transit di KLIA , Malaysia 
Sampai di Malaysia jam 12 (maju 1 jam di banding Bangkok)

platform pelepasan
sempet nuker ringgit, buat beli makan siang

naik kereta ke ruang tunggu pesawat
dari KLIA ke ruang tunggu pesawat naik shuttle train


Alhamdulillah mendarat sempurna di Solo jam 17:30
 
custom declaration, satu keluarga 1 lembar


Akan tetapi pemirsa..
hape jadul saya tertinggal di Thailand
Saya langsung kontak ChaCha, teman Thailand saya yang baru kenal, untuk mengambil
Dan akhirnya dikirim via pos.
samsung galaxy young
Khob khun Khrap
Read More...